BENAHI BUMDES, GRENGGENG EVALUASI MENEJMEN

Sharing is caring!

GRENGGENG- Evaluasi kinerja Bumdes, Pemdes undang pengurus Bumdes di Balai Pertemuan Desa Grenggeng (30/1). Dalam rangka evaluasi kinerja semua pengurus dikumpulkan. Mulai dari Ketua, sekertaris, bendahara, menejer Unit dan Pengawas Bumdes, “Ungkap Salim Kepala Desa Grenggeng.

Masuk tahun 2018 nanti, semua anggraan akan kita gerakkan via Bumdes, semuanya kalau bisa. Tentunya setelah kita pastikan struktur dan Badan Pengurus Operasionalnya sehat, “Ujarnya.

Rahmaanhadi selaku Ketua Bumdes memaparkan, “Kami dalam berjalan sangat membutuhkan sinergitas dari Pemerintah Desa, Aloaksi Anggaran yang diperuntukkan Bumdes mempengaruhi kerja Bumdes secara menyeluruh. Bumdes selaku Badan Usaha Milik Desa idealnya bisa membuckup kebutuhan Desa, pengadaan barang dan jasa, simpan pinjam dan penyewaan. Tapi perlu dikordinasikan dengan baik kepada masyarakat Desa, “Tegasnya.

Apresiasi yang tinggi saya samapikan kepada Kepala Desa, Kemauan beliau untuk memandirikan Desa dengan Bumdes. “Ungkap Eri selaku pendamping lokal Desa Grenggeng.

Dalam PP RI NO 43 TH 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 The. 2014 tentang Desa, PasalĀ 1 angka 7 disebutkan, BadanĀ Usaha Milik Desa, selanjutnya disebut BUM Desa, adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Disebutkan pula masih dalam PP tersebut, Pasal 132 point’ 1 -5, tentang teknis Pendirian, status pendirian, pengelola dan struktur. Dimana dalam poin 5 dipertegas dengan Kepala Desa sebagai Komisaris Bumdes. “Beber Pendamping Desa yang berdomisili asli Grenggeng ini.

Anung Pratama selaku Sekertaris Bumdes Menyebutkan, “Saya optimis Bumdes Kedepan akan berjalan dengan sihat, dengan catatan ada perhatian dari Pemdes, “Harap kader Muda Desa ini. Kalau tidak optimis saya tidak akan menginisiasi untuk membuka sekertariat di Pasar Kemit, Justru ini menjadi bentuk awal komitmen kami. “Terang pengusaha muda dari kaki bukit Grenggeng.

Perlu diketahui, Mentri Desa memprioritaskan Anggaran Dana Desa tahun 2018 untuk Bumdes, dalam rangka kemandirian ekonomi Desa’. Ini menjadi tuntutan Mentri Desa terhadap Seluruh Desa di Indonesia. Kenaikan aloaksi Anggaran Dana Yang mencapai 2x lipat dari aloaksi tahun 2017 adalah dalam rangka komitmen pemerintah terhadap UU Desa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *