KEPALA DESA DAN PANITIA AGUSTUS’AN DESA GRENGGENG LANGSUNGKAN ZIARAH

Sharing is caring!

GRENGGENG— Pemerintah Desa Grenggeng dan Tokoh masyarakat desa grenggeng melakukan ziarah makam ke pendiri desa dan para pahlawan. Kepala desa grenggeng terdahulu yang dimakamkan di makam Cengap, pendok  dan makam Sutanegara, Minggu (13/8). Ziarah makam tersebut merupakan salah satu rangkaian HUT RI ke-72 dan  hari jadi Desa Grenggeng ke-91. Kepala Desa Grenggeng, Salim mengatakan, ziarah makan ini merupakan acara rutin tahunan yang dilakukan setiap bulan Agustus.  Untuk menghargai jasa-jasa para leluhur  desa terdahulunya. ‘Desa Grenggeng memiliki sejarah panjang, selain sebagai status quo Indonesia Belanda pada saat Indonesia beribukota di Yogyakarta, juga menjadi Medan perang para pejuang mengusir penjajah. Ini yang kemudian menjadi alasan banyak para pahlawan yang dimakamkan di sini. ziarah makan ini bertujuan untuk menghormati jasa-jasa dan pengabdian yang telah mereka berikan terhadap Indonesia dan desa grenggeng. ‘ujar Salim dalam sambutannya. Ketua panitia Eryanto menuturkan, ‘Ziarah makam ini merupakan agenda ke-2 dari rangkaian hari jadi Desa Grenggeng ke 91 setelah sebelumnya telah dilaksanakan lomba Voli tingkat Desa Grenggeng Sabtu (11/8) yang lalu. Agenda kegiatan dalam rangkaian hari jadi Desa grenggeng ke-91 selanjutnya adalah

Malam Renungan Rabu (16/8),

Upacara peringatan 17 Agustus 1945, pentas seni Kuda lumping dari dukuh Madeno desa grenggeng dan Lomba Catur malam harinya Kamis (17/8),

Pentas seni dan lomba tingkat Paud dan SD yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah di malam hari dengan penampilan Abid Sabtu (19/8),

Lomba mancing tingkat desa Minggu (20/8) dan terakhir

Lomba sepak bola tingkat RW di desa grenggeng yang berlangsung pada Senin (8/8) sampai Minggu (25/8) yang rencananya akan ditutup di lokasi langsung. ‘Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ziarah ini, Kepala Desa Grenggeng berserta perangkatnya, Selamet Priyanto dan Marsum selaku Mantan Kepala Desa Grenggeng dan tokoh masyarakat desa grenggeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *